DISKONQQ bandarq, aduq, dominoq, bandar sakong, judi capsa Judi Bola Judi Domino Poker ModalQQ Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun Menangqq Agen bandar judi Adu Q Bandar DominoQQ Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Perkasa99 Situs Bandar66 Terbaik NikmatQQ Situs BandarQ Terbesar
Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya

Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU

Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU - Hallo Semuanya, Kali ini Bursa Cerita Sex, akan mencoba memberikan cerita dewasa Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU
Judul Cerita : Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU

lihat juga

Judi Bola Liga365

Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU

Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU
Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU

Cerita ini berisi pengalamanku waktu masih sekolah di sebuah SMU di Jakarta. Doddy adalah namaku. Pengalamanku berawal dari apa yang pernah aku alami di sekolah SMU di Jakarta.

Sejak pertama aku masuk sekolah ini aku berkenalan dengan banyak teman cewek yang kebetulan sebagian dari etnis cina. Temen satu kelas yang jumlahnya 36 siswa 20 cewek. Kebetulan kelas yang aku masukin adalah kelas yang kurang menonjol dari segi prestasi belajar, tetapi kelasku sangat favorit karena hampir semua cewek cakep seangkatanku berada di kelas ini.

Singkat cerita, di sekolah kami juga diberi pelajaran tentang pengetahuan sex oleh guru kami. Pelaksanaan belajar kami dipisah, ketika materi yang disampaikan untuk para cewek, para cowok harus pulang lebih dulu, dan minggu berikutnya sebaliknya. Waktu itu aku nggak tau apa materi yang diterima para cewek.

Untuk para cowok kami ditunjukkan gambar-gambar anatomi tubuh wanita mulai dari anak-anak hingga dewasa, setelah itu juga ditunjukkan gambar adegan ML dengan berbagai gaya.

Setelah itu juga ditunjukkan gambar alat-alat kontrasepsi dan terakhir gambar-gambar penyakit sexual pada pria dan wanita. Setelah pelajaran itu aku penasaran banget sama materi yang diberikan pada cewek, apa sama ato beda, kalo sama kenapa mesti kami dipisah.

Aku utak-atik akhirnya aku mulai berani bertanya pada Candy, teman yang sangat akrab denganku tapi bukan pacarku. Kami sering belajar bersama karena kebetulan aku tinggal dekat dengan rumah dia.

Waktu belajar sore aku nanya sama dia.
“Can, pelajaran kemarin tuh apaan sih?”, tanyaku.
“Pengetahuan sex kan” jawab Can.
“Maksudku pengetahuan yang gimana, kok sampai dipisah gitu?”.
“Emang yang diliat sama kamu apaan?” Tanya Candy.
“Ya.. gambar-gambar gituan”. “Gituan gimana?”, Tanya Candy penasaran.
“Ya gituan”. Jawabku memancing.
“Ya gituaan yang gimana?”, Tanya Candy lagi.
“Itu aku kemarin diliatin gambar body kamu”.
“Cuman gitu doang?”, tanyanya makin penasaran.
“Kalo kelas cewek ditunjukin banyak sampai itu, apa ya.. namanya?”.
“Apaan Can?”, tanyaku.
“Itu ML atao apa sih”, Rini bilang itu gambar senggama”. Jelasnya “Emang gambar yg gimana sih?, yang penis masuk itu?”.
“Iya, ada yang mulai masuk, ampe masuk banget, dan .. “.
“Apaan tuh Can?”, tanyaku penasaran.
“Sampe itu keluar cairan putih itu”, jelasnya.

Sambil nanya terus aku perhatikan mimik wajah Candy, tenang banget, padahal aku udah tegang denger Candy cerita itu.
“Trus kalo kelas cowok gimana, Dod?”, Tanya Candy.
“Sama kok, gitu-gitu juga”. Jawabku.
Aku yakin kalo Candy sebenarnya ingin nanya banyak sama aku tentang itu, dan aku pancing dia.

“Itu kan hanya gambar diam, coba gerak asik banget itu”, pancingku.
“Maksudmu gerak apanya?”, Candy penasaran.
“Itunya, penisnya gerak”, asik banget.
“Kamu pernah liat apa kok bilang asik?”, Tanya dia lagi.
“Pernah, kan banyak tuh film-film porno di rental, mau liat apa?”
“Pinjemin dong gue jadi penasaran nih..” pintanya.
“Trus entar muternya dimana aku nggak ada player nich”.
“Di rumahku aja, besok papa dan mama mau ke bandung gue rencana nggak ikutan”.
“Nonton bareng mau nggak?”, tanyaku.
“Mau aja, emang kenapa boleh kan?”, Candy heran.
“Boleh aja, malah harusnya gitu”. Rayuku Tiga hari kemudian apa yang aku tunggu dateng juga.

Candy tlp aku kalo papa dan mamanya baru aja berangkat ke bandung dan dirumah itu Candy hanya tinggal dengan Adik Cindy 14 tahun dan Cecil 12 tahun. Aku ngacir cari VCD porno di rental dan tak lupa kusiapkan staminaku dan strategiku agar bisa ngerjain Candy

Aku tau kalo Candy masih asing masalah gituan jadi aku yakin dia masih virgin. Dengan modal 5 ribu ini aku harus dapet Candy.Aku tiba di rumah Candy jam 19.00 kemudian masuk dan ngobrol diruang tamu juga sama adik-adik Candy.

Selama ngobrol mataku jelalatan kesana kemari perhatiin gerak tubuh Candy yang keluar masuk kamar gelisah karena adik-adiknya nggak ngantuk-ngantuk. padahal player sama TV ada di ruang tamu.

Candy orangnya nyantai nggak canggung sama aku, jadi dengan pakaian piyama dia menyuguhkan minuman dingin kehadapanku dan ketika dia menaruh gelas kuperhatikan liuk-liuk tubuh Candy. Lumayan juga karena anak orang kaya, tubuhnya keliatan terawat. Kulit putih mulus, postur bagus dan yg terpenting ukurannya lumayan mantap.

Jam 20.00 aku juga gelisah ini kapan nyetelnya kalo gini terus, padahal aku udah nggak tahan. Aku pura-pura suruh nunjukin kamar mandi aku bisikan pada Candy agar player dan TV dipindah kekamar dia dengan alasan untuk menyimak video pelajaran dan harus diliat dan dikerjakan tugasnya untuk besok.

Candypun meminta adiknya untuk selesai nonton TVnya dan dengan cepat kuangkat tuh TV, dan playernya Candy sendiri. Begitu masuk aku setting player dan TV menghadap bed dengan harap nonton sambil rebahan di bed.

Begitu siap Candy menyuruh adiknya tidur dan pesen sama pembantu kalo ada yang nyari bilang nggak bisa diganggu. Pintu kamar dikkunci dan aksiku dimulai. Kukeluarkan 2 buah VCD porno dan kupasang langsung ke player.

“Ok Candy, siap”?, tanyaku.
“Dari tadi Dod. Sini Dod nonton di bed aja sambil rebahan kan enak” tambahnya.
Candy telungkup dan aku lompat tepat disampingnya. Remote dipegang Candy.
“Ok Dod aku play ya”.
“Ok, tapi ntar jangan rebut ya”, kataku.
“Rebut gimana maksudmu?”, Tanya dia.
“Ntar kamu kaget”. Jelasku.
“Enggak lah, kan udat niat banget”. Tambahnya.

Begitu tombol play ditekan, tampilan pertama adalah cuplikan adegan di dalam film itu.

“Kok langsung masuk Dod?”, Candy heran.
“Itu hanya klipnya aja, ntar pasti pelan kok”, jelasku.
Setelah itu adegan mulai, yaitu ada wanita bule dan bercumbu dengan cowok bule, meraka saling cium peluk, dan sambil melepas pakaian. Kuperhatikan mata Candy masih biasa. Ketika adegan sampai pada saling sentuh kemaluan, Candy nyengir.
“Kok tuh penis lemes gitu ya?” Tanya dia.
“Tunggu aja bentar lagi”. Tanpa disadari oleh Candy aku selalu menatap sesuatu yang tadinya ditutupi piyama itu mulai keliatan karena tersingkap.

Adegan film terus berjalan dan penis cowk itu sudah tegang. Mata Candy terbelalak lebar.
“Dod.. Dod perhatiin itu!”.
“Apaan?”. Aku terkejut.

Dari tadi aku ngebayangin gimana rasanya menikmati tubuh Candy. Aku liat di TV, dan adegan udah mulai ML dengan posisi standar. Kulihat mata Candy hampir tak berkedip, dan sesekali kuliat menelan ludah.

Perlahan-lahan kugeser kakiku agar dia nggak tau, kutaruh kaki kiriku disela-sela kakinya. Candy diam saja karena dianggap nggak sengaja. Ketika kuliat aman, ganti kupindahkan tanganku dengan posisi diatas punggung Candy.

Betapa terkejutnya aku kalo Candy ternyata nggak mengenakan BH. Candy masih diam. Adegan film semakin panas. Dengan gerakan yang pelan namun pasti, tangan kiriku bergerak turun menelusuri punggung kearah bawah hingga sedikit jariku menyentuh gunung Candy yang sebelah kiri.

Kami cekikian terus ngeliat adegan film yang sudah ganti gaya. Kini kugeser pantatku sampai menempel ke bokong Candy. Penisku yang dari tadi mengacung, menantang menyentuh Candy.

“Dod.., kamu nih apa-apan sih?”. Candy terkejut.
“Maaf Can aku nggak sengaja..”. Ku jauhkan sedikit agar penisku nggak nempel lagi, karena aku khawatir Candy marah. “Baru gitu aja kok sudah tegang Dod”, Tanya Candy.

Aku terkejut bahwa ternyata Candy tau apa yang kulakukan.

“Soalnya aku selain nonton film juga ngliatan body kamu Can, nggak tahan”. Jawabku seneng.
“Emang bodyku gimana sih Dod, kan biasa aja”.
“Can.. body kamu tuh bagus baget”,
“Punyamu sama tuh bule besar mana Dod”,
“Nggak tau ya apa Candy mau ukur sendiri!” pintaku.
“Boleh, mana Dod..?” Langsung aja kubuka celanaku, dan aku emang nggak pake CD jadi langsung keliatan mengacung tegak.

Candy meraih penisku dan dipegang dengan Ibu jari dan telunjuknya.

“Gimana Can? Gede nggak?”, tanyaku
“Lumayan Dod, jariku aja hampir nggak muat. “
“Kalo punyamu gimana Can?” tanyaku gantian.
“Mo liat juga?” Tanya Candy.

Aku nyengir aja. Candy menarik tali piyama dan mengeser piyamanya ke bawah. Dan kulihat begitu mulus, putih. Gunung kembarnya begitu padat dan lancip. Bagian bawahnya juga putih kemerahan serta dihiasi sedikit rambut.

“Kok cuman diliatin? Katanya mau ngukur?” tanyaku.

Segera kusentuh gunung itu pelan-pelan, dan ketelusuri dari bawah gunung sampai puncaknya. Ketika sampai dipuncak kumainkan putingnya dan Candy nyengir.

“Geli Dod.. “.
“Tapi ntar asik Can. ” Rayuku.
Tangan kiriku bergerak kebawah. Kuusap pelan sebuah pintu kenikmatan yang masih segar.
“Dod geli banget..”, tubuhnya menggelinjang.
Dan kurasakan mulai basah dan licin. Aku yakin kalo Candy sudah terangsang.
“Can boleh nggak penisku nyentuh memekmu ini, kali aja ukurannya pas?” tipuku.
“Boleh tapi janji ya!”. “Janji apaan?”.
“Ini rahasia kita, jangan sampai Monic tau, aku nggak enak sama dia”. Posisiku tepat diatas tubuh Candy, dan ujung penisku segera kuusentuhkan pada memek Candy yang udah basah.

Sambil aku kulum puting kanan dan kumainkan puting kiri dengan tangan kananku masih meraba-raba memek Candy yang semakin basah. Candy sangat menikmati gerakanku. Nafasnya mendesah.

“Eeecchh, oohh, oo yes..”, strategi kujalankan.

Kulumanku semakin cepat dan penisku perlahan-lahan aku tekan masuk.

“Dod jangan, ntar aku nggak tahan oocchh”.
“Kalo ngukur tuh harus masuk semua Can, baru tau sama apa enggak”, bisikku.

Penisku begitu sulit masuk, kepalanya aja nggak bisa masuk.

“Can kalo emang kamu mau tau ukuranku, kita harus melakukannya bareng”. Candy menggangguk.

Kutekan lagi dengan tambahan tenaga.

“Oocchh, oocchh Dod, sakit, oocchh, sakit”. Aku tahan sampai Candy diam lagi.
Penisku udah masuk nya.

“Can siap, siap ya, kita akan mengukur semuanya ya, jangan tegang”. Aku tarik nafas dan kutahan didada, dan kutekan dengan tenagaku dan.. Sret,.. srett.. bless..
“Dooddd sakiitt”. Aku tahan penisku yang udah masuk semuanya.

Kurasakan memek Candy meremas-remas penisku dengan kuatnya dan lama diam. Kutarik keluar pelan-pelan dan kumasukkan lagi.

“Sleepp, bleess, sleepp, bleess”, kukocok penisku di memek Candy.
“Oochh, oocchh, oocchh, yess”,
“Ooch yess, oocch yess, oocchh yeess, terus Dod, teruss”. Kurasakan memek Candy basah banget, dan matanya menangis.
Beberapa waktu beraksi penisku keras banget dan ada sesuatu yang mau keluar.
“Can aku mau keluuaarr, gimanaa”.
“Oocchh teruuss, keluariinn ajaa..”. Crott, croott, croott, sambil keluar sperma kukocok terus sampai penisku lemas.
Kami berpelukan erat. Kuliat spermaku berceceran di bed cover bercampur dengan darah perawan Candy.
“Dod.. makasih yach, ini pengalaman yang hebat buatku”.
“Sama-sama Can, terimakasih telah kamu berikan kegadisanmu padaku”. Pulang dari rumah Candy kubuka buku daftar korbanku, dan kutambahkan nama Candy yang merupakan tergetku yang ke-8 dari 20 siswi sekolahku.


Demikianlah Artikel Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU

Sekian Blog Lendir Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU dan artikel ini url permalinknya adalah http://www.bursaceritasex.com/2017/08/bursa-cerita-sex-darah-perawan-anak-smu.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : , , , , , , ,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Bursa Cerita Sex: Darah Perawan Anak SMU"

Post a Comment