DISKONQQ bandarq, aduq, dominoq, bandar sakong, judi capsa Judi Bola Judi Domino Poker ModalQQ Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun Menangqq Agen bandar judi Adu Q Bandar DominoQQ Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Perkasa99 Situs Bandar66 Terbaik NikmatQQ Situs BandarQ Terbesar
Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya

Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando

Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando - Hallo Semuanya, Kali ini Bursa Cerita Sex, akan mencoba memberikan cerita dewasa Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando
Judul Cerita : Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando

lihat juga

Judi Bola Liga365

Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando

Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando
Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando

Sebut saja namaku Lily, saat ini umurku 23 tahun. Ini adalah kisah sex-ku bersama pacarku, namanya Nando yg berusia 25 tahun.

Dengan Nando aku banyak mendapatkan pengalaman sex yg sangat berharga. Dgn Nando juga aku jadi mengenal sex bebas. Pada mulanya aku adalah salah satu gadis yg berprinsip tdk akan melakukan hubungan sex sampai nanti setelah menikah.



Sejak kami pertama kenal dan kemudian menjalin cinta, Nando sudah sangat tau tentang prinsipku yg satu itu. Waktu berlalu, tahun 2011 dan tak terasa 2 tahun sudah hubunganku berjalan dan sampai sejauh itu aku masih bisa konsekwen dgn prinsipku.



Nando sering menyatakan kekagumannya kepadaku sebagai wanita yg sangat bisa menjaga kesucian. Padalah kami sering kali menghabiskan malam bersama-sama. Kadang aku menginap dirumahnya (dia tinggal sendiri, orang tuanya ada di kota lain). Ini kami lakukan karena kami sangat jarang berjumpa.



Dan disaat itu, kami tdk pernah melakukan sesuatu yg diluar batas. Hanya petting. Perlu kuberitahu Nando punya nafsu sex yg lumayan besar. Kalau sudah sangat bergairah, dia agak sulit mengontrol diri. Dan kalau sudah begitu aku lebih suka mengambil jalan aman dgn cara ‘menenangkan’ dia.



Nando paling suka dgn oral sex. Untuk meredakan nafsunya aku sering melakukan oral sex dgn menjilat dan mehisap-hisap k0ntolnya sampai akhirnya dia mencapai kepuasan. Sementara aku juga menikmati ‘kepuasan’ku sendiri dgn permainan lidah dan jari Nando yg sangat lincah pada memekku sampai aku mencapai orgasme.



Mungkin karena perasaan cinta dan percaya yg sudah demikian lekat kami merasa sekarangpun kami sudah menjadi suami istri. Dlm bercinta semakin hari Nando semakin ‘berani’ dan kadang tdk mengindahkan lagi peringatanku untuk tdk ‘terlalu’ dlm melakukan cumbuan.



Lama-kelamaan aku tdk dapat menahan lagi ‘gempuran-gempuran’nya setiap kali kami bercinta. Yg selama ini kami lakukan biasanya cukup petting, namun belakangan ini Nando suka sekali mengarahkan k0ntolnya ke memekku.



Sebagai manusia biasa, tentu saja aku lama-lama merasa penasaran dgn kenikmatan yg sering disebut orang sebagai surga dunia itu. Antara prinsip yg coba kupertahankan dgn rasa cinta bercampur penasaran. Pada akhirnya aku tak tahan dgn desakan-desakan naluriku sendiri sebagai wanita normal.



Malam itu seperti biasa Nando menelefonku dan mengajak aku untuk menginap dirumahnya. Begitu sampai rumahnya Nando sudah merapikan kamarnya dan dia juga telah menyiapkan semua peralatan yg kubutuhkan untuk mandi. Selesai mandi tubuhku yg masih berbalut handuk dipeluknya.



Nando memang selalu hangat dlm bercinta. Diciumnya tengkukku. Dia memang sangat tau bagian-bagian paling sensitif dari tubuhku. Aku mengelak sambil mendorongnya pelan.
Kukatakan aku ingin memakai baju dulu karena dingin. Nando sengaja memilihkan baju tidur yg dibelikannya untukku.



Sebelumnya aku sudah tau dia ingin making love malam ini. Begitu aku selesai aku membaringkan tubuhku dikasur. Diapun segera menyusul dan membaringkan tubuhnya disampingku. Sambil sesekali mencium kening dan pipiku Nando dan aku ngobrol-ngobrol ringan dulu. Tangannya sesekali mambelai rambutku.



Matanya memandangku begitu dlm, penuh kecintaan…aku merasa beruntung sekali memiliki kekasih yg orang bilang sangat ganteng dan setia. Pandangan mata kami bertaut dan saling mencari makna masing-masing di dalamnya.



Bibir kamipun saling bertaut. Nando mengulum bibirku dgn berapi-api, seolah ingin dilumatnya habis.


Napasku sedikit sesak karena ciumannya yg bertubi-tubi. Namun akupun tak mau kalah, kubalas juga ciumannya dgn permainan lidah yg tak kalah dahsyat. Kupeluk tubuh lelaki yg sangat kucinta itu, hidungku segera saja mencium aroma sexy tubuhnya yg sangat kusukai.



Sementara tangan Nando mulai beraksi. Dgn gerakan yg lembut, telunjuknya berputar-putar mengelilingi buah dadaku yg ditutupi gaun tidurku yg tanpa bra. Dari balik gaun tidurku dapat kurasakan sentuhan tangannya yg mendatangkan rasa nikmat.



Telunjuknya mengusap-usap putting susuku yg telah mengeras karena rangsangannya. Demi melihat putting susuku menonjol tegak, dgn gemas Nando meremas-remas buah dadaku. Tangannya yg kokoh kini telah menguasai tumpukan daging kenyal yg sangat disukainya. Matanya kadang terpejam merasakan kenikmatan yg dia dapat dari remasan tangannya di buah dadaku.



“Ooohh…Ly….hmm…..” bisiknya.



Detik berikutnya tangannya beralih dari dadaku dan berusaha untuk melepaskan baju tidur yg melilit tubuhku. Dgn tdk sabar dilepasnya baju itu dan dilemparnya entah kemana. Sementara aku sudah sangat terangsang dari tadi. Dapat kurasakan bagian selangkanganku menjadi sedikit tegang dan basah.



Setelah puas menciumi bibirku kini bibirnya bergerak pelan kearah bawah melewati leherku…dikecupnya lembut, dari situ bibir Nando bergerak menjilati kupingku. Aku menggelinjang nikmat mendapat perlakuan seperti itu.



Bibirnya terus menelusur kebawah dan kini telah sampai diantara belahan buah dadaku yg Nando bilang sangat sexy karena ukurannya dan kekenyalannya. Lidahnya bermain-main dan menyapu-nyapu diantara gundukan bukit kenyalku yg berukuran 36C.



Lidahnya yg hanya berputar-putar disekitar buah dada dan putting susuku membuatku gemas. Puttingku sudah tegak mengeras menanti kehangatan bibirnya namun tampaknya Nando sengaja mempermainkanku dgn tdk menyentuh bagian paling sensitif dari dadaku itu. Setelah beberapas lama aku tdk tahan dan akhirnya merengek manja.



“Ooohh…Nando…jangan main-main doongg….” desahku.



Nando hanya tersenyum melihat wajahku yg sudah sangat gemas dan tdk sabar. Detik berikutnya saat yg kunanti akhirnya tiba juga. Nando menjilatkan lidahnya yg hangat di puting susuku.



“Ooohh…sayaanggg…” desisku lega.



Tidak sampai disitu Nando pun mulai menghisapinya bagaikan seorang bayi yg sangat kehausan. Putingku disedot-sedot, dihisap dan dijilatinya. Aku semakin mendesah dan merintih-rintih nikmat!



Sepertinya Nando semakin terangsang dgn suara eranganku. Sementara itu tangan kokoh Nando mulai menelusuri pinggang dan perutku, terus bergerak kebawah. Ketika tangannya menyentuh bagian selangkanganku, Nando mengusap-usap rambut-rambut halus yg tumbuh disana. Aku menggeliat gelisah dan mendesah-desah.



Kegelisahanku seolah terbaca oleh Nando. Maka tanpa menunggu lagi tangannya dgn lincah membuka CD minim-ku yg berwarna hitam turun dan terus menuju memekku yg sudah sangat basah itu. Diusap-usapnya lembut. Kemudian jari tengahnya mulai digeser-geserkan kebelahan memekku.



Aku mengerang penuh kenikmatan. Oohh…betapa aku merasakan nikmat yg membuatku semakin menjulang tinggi. Nando mengelus-elus memekku dan telunjuknya kini berputar-putar disekitas lubang memekku. Telunjuknya yg kini basah diusapkannya ke clitku.



Dan dia pun mulai mengusap dan membasahi clitku dgn cairan memekku sendiri. Sementara akupun tdk mau tinggal diam. Tanganku mencoba menggapai-gapai k0ntolnya dan ketika k0ntol itu telah berada dlm genggaman tanganku, dapat kurasakan ooohh…alangkah besarnya k0ntol kekasihku.



K0nt0l itu sudah sangat tegang dan keras sekali, aku rasakan k0ntol itu berdenyut-denyut hangat. Nando mendesah pelan ketika kukocok-kocok lembut k0ntolnya. Sementara itu tangannya semakin ganas dimemekku.



Jemarinya dgn lembut mengusap dan sesekali dicubit-cubitnya clitku yg sudah sangat tegang. Aku mendesah…mengerang….dan merintih nikmat…dlm pada itu naluriku seolah menuntut agar Nando melakukan sesuatu yg lebih dan lebih lagi! Tiba-tiba tubuh Nando melorot kearah bawah, menuju selangkanganku.



Aku tau apa yg ingin dilakukannya dan aku sudah tak sabar untuk menikmati rasa itu. Benar saja. Aku merasakan hidung Nando menyentuh-nyentuh rambut-rambut halusku. Belum kuresapi betul kenikmatan itu, kini lidah Nando sudah mulai beraksi dgn menjilati semua bagian memekku.



Dihisap dan sesekali digigitnya clitku. Aku hanya bisa pasrah sambil menikmati permainan lidahnya yg luar biasa. Tak puas dgn itu, jarinya membuka lebar bibir memekku agar lebih lebar dan terlihat jelas. Untuk sesaat dia tdk melakukan aktivitas apapun. Matanya menatap kagum ke arah memekku. Dia berdecak kagum.



“Hmm…Lilyy, memekmu indah sekali.” bisiknya berulang-ulang.



Tiba-tiba Nando mengambil senter kecil dan menyorotkan cahayanya ke arah lubang memekku. Aku tanya apa yg dia ingin lakukan dgn senter itu. Nando bilang ia ingin melihat lubang memekku yg sesungguhnya.  Video Bokep Jepang.



Ini adalah pengalaman sex yg pertama bagi kami. Bukan cuma aku, Nando-pun sebelum ini belum pernah melihat bentuk memek yg sesungguhnya, hanya melalui film blue saja. Maka ketika yg dihadapinya kini adalah memek yg sebenarnya dia merasa takjub…inilah lubang kenikmatan itu.
Sambil masih terus menyorotkan senter itu ke memekku Nando berkata,



”Lily…lubang tempat masuk k0ntol itu ternyata kecil sekali…sangat sempit. Sepertinya nggak mungkin mampu dilewati k0ntolku ygs sebesar ini” bisiknya bodoh.



Aku hanya tersenyum dan berkata,



” Itu namanya aku masih asli, sayang…Nanti kalau sudah masuk, dia akan membesar mengikuti besar k0ntol kamu..” jawabku sok tau.

“Ly…milikmu indah sekali, kau harus melihat sekali-sekali bagaimana bentuk memekmu didalam…kulitnya lembut sekali dan berwarna kemerahan yg segar.



“Ahhh…aku sudah tdk sabar ingin menikmatinya dlm arti yg sesungguhnya.” Bisik Nando.

“Maksudmu apa…?” bisikku

“Bolehkan kalau aku…mm….aku ingin kita melakukan sex yg sebenarnya…bukan cuma petting seperti yg kita lakukan selama ini,..” katanya ragu…



Aku terdiam sejenak. Antara prinsip yg kupertahankan selama ini dgn naluriku yg sudah hampir meledak menuntut suatu kenikmatan bercampur dibenakku. Terus terang, akupun saat ini ingin sesuatu yg ‘lebih’ dari apa yg pernah kami lakukan sebelumnya.



Aku tak tau apakah Nando mengerti apa yg tengah kupikirkan, tetapi tanpa menunggu jawabanku Nando kembali melakukan aksinya lagi. Kini dgn nafsu yg lebih bergelora ia menjilati seluruh permukaan memekku.



Lidahnya bermain-main di clitku. Aku bagaikan cacing kepanasan menggeliat kesana kesini, kakiku bergetar menahankan kenikmatan yg kurasakan diseputar memekku. Desahanku yg semakin keras sepertinya membuat semangat Nando makin tinggi.



Tiba-tiba Nando merubah posisinya terbalik diatas tubuhku. Kini k0ntolnya tepat berhadapan dgn wajahku. Dgn sigap akupun menangkap k0ntolnya yg sudah sangat tegang itu untuk kemudian kuhisap dan kujilati. Dgn gerakan maju mundur mulutku terus berkecipak mengulum k0ntolnya.
Sementara tanganku yg lain meremas-remas buah pelirnya yg menggantung.



Mendapat rangsangan demikian, Nando semakin mengganas dibagian memekku. Dijilatinya terus clitku dan dihisap-hisapnya bibir memekku berrgantian. Oooohh…nikmat sekali. Kenikmatan yg sudah sampai keubun-ubun membuat kami berdua bagai dua orang yg kesetanan.



Hingga pada akhirnya Nando kembali pada posisi semula. Tubuhnya menindih tubuhku dari atas setelah sebelumnya dibukanya lebar-lebar dua kakiku. Mulutnya kembali menciumi bibir dan buah dadaku bergantian. Kemudian dia bangkit, Nando kini berdiri dgn dua lututnya persis diantara dua kakiku yg telah dibukanya lebar.



Tangannya menuntun k0ntolnya kearah memekku. Aku mendesah…lirih…Aku tau apa yg ingin dilakukannya. Aku sudah tdk peduli lagi. Dlm hatiku sudah bulat untuk mengawininya dan yg penting diatas semua itu, aku percaya Nando dgn sepenuh hatiku.



Aku siap untuk kehilangan virginitasku malam ini. K0ntolnya kini telah menyentuh lubang memekku, Nando berusaha memasukkan kepala k0ntolnya yg besar ke lubang kecil itu. Ditekannya sedikit..pelan…dipandangnya wajahku dan bertanya apakah aku merasa sakit.



Aku hanya menggeleng lemah. Nando meneruskan usahanya memasukan k0ntolnya ke lubangku.
Kali ini ditekannya sedikit keras. Aku menahan napasku, rasanya sebagian kepala k0ntolnsya telah masuk, dapat kurasakan dari lubangku yg terasa agak meregang. Sejauh ini belum terasa sakit.



Merasa telah memasukkan sebagian kepala k0ntolnya ke lubangku, Nando melepas tangannya yg tadi menuntun kepala itu untuk masuk kelubangku. Dia mulai menggoyangkan pantatnya pelan, menekan kebawah, ke memekku. Namun kepala itu lepas. Beberapa kali Nando melakukan itu, namun pada saat tangannya dilepas, k0ntol itupun ikut lepas.



Keringatnya mulai muncul, tubuhnya basah. Aku tau, dia berusaha melakukannya dgn lembut sekali karena takut aku merasa kesakitan. Nando memang sangat pengertian. Aaaah…. desahnya pelan.



“Sulit sekali, sayang…masih sempit” bisiknya.



Aku menyeka keringatnya disekitar wajah dan keningnya. Dikecupnya bibirku. “Aku cinta kamu, sayang…” bisiknya lagi mesra. Aku memejamkan mataku merasakan kebahagiaan ini. Sementara tanganku kini mengusap-usap putting susu Nando.

Nando sangat sensitif dibagian putting susunya, terutama yg sebelah kirinya dan aku tau betul itu. Benar saja, Nando langsung mendesah-desah.



“Ooohh….nikmatnya, sayangg..” desisnya. Aku semakin bersemangat.



Jari-jariku menari-nari diputing susunya. Nando menggelengkan kepalanya dgn mata terpejam. Kini tangannya mencoba lagi memasukkan k0ntolnya kelubangku yg basah. Sebagian kepalanya telah masuk kini, Nando menekannya sedikit keras. Kurasakan lubangku kembali meregang.



Kali ini Nando tdk melepaskan tangannya. Dibimbingnya terus k0ntol itu sampai masuk ke memekku. Bless…kurasakan sesuatu menyodok kedalam. Kupikir semua k0ntolnya telah masuk, ternyata yg masuk baru kepalanya saja. Seluruh kepala k0ntol Nando kini telah masuk kelubangku.



Ada sedikit perih dan sesuatu yg mengganjal dibulangku. Tp aku begitu menikmati sensasi yg ditimbulkannya. Aku mendesah…dan Nandopun berdesis pelan…Ia mengambil napas dlm-dlm.



“Sakit sayang..?” tanyanya lembut.



Aku hanya bisa menggelengkan kepala. Aku merasakan perih dan nikmat secara bersamaan. Kemudian dgn pelan namun pasti Nando menekankan k0ntolnya kedalam dan semakin dlm. Oohh…aku rasakan sesuatu yg sangat besar bergerak masuk kelubangku yg sempit. Nando mendesah…



”Oooh…Lil, nikmat sekali sayang..” Nando terus memasukkan k0ntolnya sampai betul-betul masuk semua.



Akupun merasakan memekku sangat sempit atau memang ukuran k0ntol Nando yg terlalu besar. Aaaah…nikmat sekali. Pelan dan lembut Nando mulai mengayunkan dan menggoyangkan pantatnya. Otomastis k0ntolnya pun jadi menghunjam-hunjam dlm lubang memekku.



Aku mengerang dan mendesah sejadi-jadinya. Nikmat yg kini kurasakan tak terjabarkan dgn kata-kata. Aku malah mendorong pantat Nando dgn tanganku seolah ingin k0ntol Nando lebih masuk dan menusuk ke bagian terdlm memekku. Tau aku telah menikmati permainan ini, Nando mempercepat gerakannya mengayuh pantat. Dan akupun semakin mengerang nikmat.



Setiap hunjaman k0ntolnya dimemekku kubarengin dgn pantatku yg sengaja kudorong keatas dan sedikit diangkat. Sehingga gesekan-gesakan k0ntol dgn dinding memekku dapat lebih kurasakan. Ujung k0ntol Nando yg besar serasa menyodok-nyodok ujung peranakanku dan ini mendatangkan rasa yg luar biasa sekali.



Desahanku telah berubah jadi erangan dan eranganku lama kelamaan berubah jadi jeritan yg tertahan. Oooohh….Kami terhanyut dlm kenikmatan yg baru kali ini kami rasakan.
Tubuh kami kini sudah bermandi peluh, napas kami memburu Selama lebih dari 20 menit Nando dan aku berpacu mendaki puncak kenikmatan.



Sambil menghunjamkan k0ntolnya mulut Nando tak mau ketinggalan dgn terus mengulum buah dadaku. Dihisapnya putting susuku dgn penuh gairah. Aku merasakan kenikmatan dari segala penjuru tubuhku. Nando memang luar biasa!



Tiba-tiba aku merasakan sesuatu yg mendesak keluar dan dibarengi dgn rasa nikmat luar biasa. Aku akan orgasme, pikirku. Aku mendesis-desin dan sambil mempererat pelukanku dipunggungnya aku semakin mempercepat goyangan pantatku yg mengimbangi goyangan pantat Nando.



“Nando…oooohh…..sayangg….ooooccchhhh………..aku keluar….ooooooohhhhhhhhh…..!!” aku menjerit dan secara relfek kugigit bahu Nando.



Nando semakin mempercepat gerakan pantatnya, lincah sekali dia. Kurasakan bagian dlm memekku bedenyut-denyut dan ada rasa hangat yg menjalar. Aku memejamkan mataku rapat-rapat. Sementara mulutku mengerang nikmat. Napasku mendengus-dengus…



“Ooooggghh…Nando…ooogggghhh….aaaagggghhhhh……… desahku bagai tak berkesudahan. Dan kini



giliran Nando yg bagai orang kesetanan.


“Ooggghh…ooogggghhhh…..Lii…llyyy nikmat sekali jepitan memekmu, sayang….!” Desisnya.



Rupanya Nando merasakan otot memekku berkontraksi meremas-remas dan menyedo-nyedot k0ntolnya yg ada didlm. Diapun semakin mempercepat hunjaman-hunjaman k0ntolnya dimemekku. Aku mendesis-desis. Selama 2 menit aku merasakan memekku berdenyut-denyut dan menghisap kuat k0ntol Nando. Detik berikutnya Nando berbisik dgn sedikit tertahan.



“Ooouuucccchh….Ly….aku mau keluar….!!”

“Aaaaahhh……….hhhhhhhm…….oooooooooohhhhhhhhh “ Tiba-tiba Nando bangkit dan mengeluarkan k0ntolnya dari memekku.



Sedetik kemudian, cret…crett…crett….spermanya berloncatan dan tumpah tepat diatas perutku. Tangannya dgn gerakan sangat cepat mengocok-ngocok batang k0ntolnya seolah ingin mengeluarkan semua spermanya tanpa sisa.



“Aaaaahhhhhhhh…………….” Nando mendesis panjang dan kemudian menarik napas lega.



Dibersihkannya sperma yg tumpah diperutku. Setelah itu kami tergolek lemas sambil mengatur napas kami yg masih agak memburu sewaktu mendaki puncak kenikmatan tadi. Dipandanginya wajahku yg masih berpeluh untuk kemudian disekanya. Dikecupnya lembut bibirku dan tersenyum.



“Terima kasih, sayang…” bisiknya.

“Mulai sekarang kamu sudah resmi jadi istriku walaupun orang lain belum ada yg tau.” katanya sambil mempermainkan hidungnya dgn hidungku.



Aku tersenyum sambil tanganku membelai wajah gantengnya yg masih bersimbah keringat. Kupandangi wajah Nando, lelaki yg amat kucintai. Aku tdk menyesal karena telah kehilangan kesucianku malam ini, bisikku dlm hati sendiri.


Demikianlah Artikel Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando

Sekian Blog Lendir Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando dan artikel ini url permalinknya adalah http://www.bursaceritasex.com/2017/04/bursa-cerita-sex-pengalaman-pertama.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : , , , , , , , ,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Bursa Cerita Sex: Pengalaman Pertama Dengan Nando"

Post a Comment