DISKONQQ bandarq, aduq, dominoq, bandar sakong, judi capsa Judi Bola Judi Domino Poker ModalQQ Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun Menangqq Agen bandar judi Adu Q Bandar DominoQQ Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Perkasa99 Situs Bandar66 Terbaik NikmatQQ Situs BandarQ Terbesar
Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya

Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki

Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki - Hallo Semuanya, Kali ini Bursa Cerita Sex, akan mencoba memberikan cerita dewasa Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki
Judul Cerita : Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki

lihat juga

Judi Bola Liga365

Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki

Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki

Di sebuah kosan di kota S, terdapat laki-laki muda yg masih single. Pria tersebut bernama Fendy (nama samaran). Perawakannya ganteng dan berbody atletis, berkulit putih dan memiliki batang kemaluan yg besar dan panjang, dgn panjang 18 cm dan diameter 5 cm. Dia mempunyai libido sex yg tinggi, tdk jarang melakukan onani sampai setiap hari jika sedang bernafsu.

Kostan Fendy sendiri kosan campur untuk pria dan wanita. Disamping kamarnya pun ditempati oleh Lily, 25 tahun yg sudah menikah dan mempunyai dua orang anak, namun suaminya tinggal di kota asalnya. Sedangkan Lily bekerja di salah satu perusahaan manufaktur sebagai buruh.



Walau sudah menikah, tubuhnya masih bagus, body seksi dan kulitnya putih susu. Payudaranya masih kencang, berisi, dan montok dgn ukuran 36B. Hari kamis Fendy pulang kerja lebih awal, tetapi dia sampai di rumahnya baru sore hari, karena dia tadi bersama temannya nonton film biru dulu di kantor.



Setelah sampai di rumah, Fendy ingin langsung masuk kamar untuk melepaskan nafsunya yg terbendung dgn melakukan onani. tetapi ketika hendak masuk kamar, Fendy melihat Lily sedang duduk memainkan henpon di depan kamarnya menggenakan baju yg seksi, dgn hanya memakai rok mini dan atasannya “you can see”.



Dia memperhatikan Lily yg sedang asik memerhatikan layar hapenya tanpa menyadari ada Fendy didekatnya. Otak Fendy cepat berpikir kotor, apalagi sudah dari tadi dia sedang bernafsu. Fendy berjalan mendekati Lily. Kamar mereka pun terbilang diujung lorong dalam dan kosan memang sedang sepi sehingga Fendy lebih berani melakukannya.



Dia mengendap-ngendap mendekati Lily dan membelakangiinya. Setelah dekat, dipeluk tubuh Lily yg baru mau berdiri dan langsung bibirnya bergerilya di leher Lily.



“Eh eh. Lepasin! Apa apaan nih!” katanya.



Tp Fendy tetap acuh saja dan terus menciumi leher bagian belakang milik Lily.



“Aug..!” desah Lily saat Fendy mulai meremas payudara miliknya.

“Kamu harus melayaniku, aku sedang ingin bercinta..!” kata Fendy seraya melepaskan pelukannya tp tdk melepaskan genggamannya di tangan Lily.

“Tappiii….” jawab Lily ketakutan namun tdk memberikan perlawanan.



Mendapati lawan mainnya yg tdk berontak, Fendy semakin bersemangat.



“Tdk ada tp-tpan..” jawab Fendy sambil kembali memeluk Lily dan mulai menciumnya.

“Augghhh…” desah Lily saat tangan Fendy menyelinap ke selangkangannya dgn mereka tetap berciuman.



Ciuman Fendy mulai turun ke arah payudara milik Lily, dikecupnya payudara Lily walau masih tebungkus BH dan kaosnya, sedangkan tangan Fendy meremas-remas susunya yg kiri dan tangannya yg satunya sudah berhasil melewati CD- nya.



“Augh, mass…” desah Lily.



Dibuka bajunya dan BH-nya,



“Wah besar juga susumu ya..” kata Fendy sambil tangannya memainkan susu Lily dan memelintir puting susunya.

“Ah, mas bisa aja, ayo dong nyusu duluuu.. augh..!” jawab Lily yg berubah menjadi nakal sambil mendorong kepala Fendy hingga susunya langsung tertelan mulut Fendy.

“Augghhh….” desah Lily merintih kenikmatan, sedang tangannya Lily masuk ke celana Fendy dan langsung mengocok batang kejantanan Fendy.

“Mas, jangan disini, nanti dilihat orang. Ke kamar ku saja yuk….” Pinta Lily.



Fendy segera mengangguk dan menarik tangan Lily memasuki kamarnya.
Begitu memasuki kamar Lily dan menutup pintu. Segera dijilat dan dihisap payudara Lily, tangannya meremas serta mempermainkan puting susunya, kadang digigit dan disedot payudara Lily.



“Auuughhh..!” Lily berteriak kencang saat susunya disedot habis dan tangan Fendy masuk ke liang senggamanya.



Ciuman Fendy turun setelah puas menyusu pada Lily, dijilatnya perut Lily dan membuka roknya.
Setelah terbuka, terlihat paha putih dan liang senggamanya yg telah basah yg sangat membuat nasfu Fendy bertambah. Diciuminya bibir kemaluan Lily yg masih terbungkus CD.



“Augghhh..” desah Lily tdk kuat. Karena tdk kuat lagi, Lily mendorong kepala Fendy dan langsung menurunkan CD- nya, setelah itu didorong masuk kepala Fendy ke liang senggamanya.



“Auughhh.. ughhh…” desah Lily saat lidah Fendy menjilati bibir kemaluannya.



Lidah Fendy semakin liar saja, dimasukkan lidahnya ke liang itu dan dijilati semua dinding kemaluan itu tanpa ada sedikitpun yg terlewati.

Klitorisnya pun tdk ketinggalan digigit dan dijilati.



“Aauuugghhh… aaggghhh..!” desah Lily.



Lidah Fendy terus menjilati bagian dalam memek Lily. Lily mulai mengejang bagai tersambar petir karena jilatan lidah Fendy. Tangannya mulai menjambak rambut Fendy, tp Fendy tdk marah dan sebaliknya malah mempercepat jilatan lidahnya.



“Aaggghhh… aku mau keeeluuu… uuaarrr… Maaa…sssss…” rintih Lily. Dijilati terus Lily dgn lidahnya, dan akhirnya, “Creeeettt… crrreeeettt..!” cairan kental, panas, dan asin keluar dgn deras di lidah Fendy, dijilati cairan itu dan ditelan Fendy.



Sebelum sempat Fendy melakukan aksi berikutnya, Lily segera bangkit dari kasurnya dan mengambil tas kecilnya. Dikeluarkan kondom dari dalamnya yg berwarna kuning keemasan.



“Kalau mau yg kayak gini, bilang baik-baik dong. Jangan main nyosor aja…” Kata Lily sembari melempar kondom ke arah Fendy.



Fendy pun segera menangkapnya,



“Ya kan gak tau kalau ternyata kamu juga mau…” jawab Fendy.



Ditidurinya langsung tubuh Lily, dicium lagi payudaranya yg sudah mengeras. Dijilat dan digigit puting susu Lily dan Lily hanya mendesah saja, tp tangannya masih di dalam liang kemaluannya.
Tangan Fendy kembali bergerilya menjelajah memek Lily. Lily yg memang sudah terangsang berat pun semakin cepat saja orgasme.



“Aagh… uugghh… aku mau lagi… keluar Masssssss…!” jerit Lily, dan Fendy masih terus menjilati dgn cepat dan terus bertambah cepat.



“Ccrrreeettt… ccrreeett..!” keluar cairan panas membasahi lidah dan wajah Fendy lagi, dan seperti sebelumnya, dijilati dan ditelan cairan yg keluar dari kemaluan Lily.



Setelah selesai menjilati kemaluan Lily, Fendy menarik tangan Lily dan menyuruhnya berposisi nungging atau doggy style. Dipasangkannya kondom yg tadi diberikan Lily. Dipukul pantat Lily dgn batang kejantanannya dan tangannya meremas susu Lily agar membangkitkan rangsangan lagi. Setelah terlihat merekah lubang kemaluan Lily, batang keperkasaan Fendy pun langsung ditancapkan ke memek Lily.



“Aaaggghhh..!” desah Lily saat batang kejantanan Fendy masuk semua ke lubang senggamanya.



Fendy pun mulai memompa secara teratur dan stabil, diselingi hentakan-hentakan yg tiba-tiba,



”Aaagghhh..!” desah Lily.



Fendy terus memompa dan sekarang mulai bertambah cepat, karena melihat Lily yg kepalanya mendangak ke atas dan berteriak semakin keras mengucapkan kata- kata kotor.



“Agghhh… mas, rudal mas ennnakk banget… Aku mau keluar massssss…!” teriak Lily yg malah mempercepat sodokan Fendy ke liang senggamanya.

“Aagh… aku keluu.. arrr..!” tubuh Lily mengejang dan cairan keluar membasahi batang kemaluan Fendy, terasa panas cairan tersebut.



Dan setelah selesai, Fendy mencium punggung Lily dan berkata,



“memek kamu enak, rapet kayak masih perawan…..”



Lily hanya diam berbaring di kasur dan tangannya meremas susunya sendiri.
Diacungkan lagi batang keperkasaan Fendy, dilepaskan kondom yg terpasang dan mengarahkan penisnya ke arah Lily dan disuruh memasukkan ke mulutnya. Lily langsung menyambar batang kemaluan tuannya dan mulai menjilati serta memasukkan ke mulutnya.



“Aaggghhh..!” desah Fendy,

“Kamu hebat juga ya kalau ngemut beginian..!” kata Fendy memuji hisapan tetangga sebelah kamarnya.



Lily memang ahli, dia menjilat dari ujung sampai ke buah zakar tuannya, kadang dimasukkan semua batang tuannya ke mulutnya dan disedot serta dimaju- mundurkan mulutnya.
Setelah puas dgn kepunyaan Fendy, Lily meminta Fendy memasukkan keperkasaannya ke lubang kenikmatannya.



Fendy berbaring di Kasur dan memasangkan kondom baru lalu menyuruh Lily berada di atasnya. Lily menuntun batang kejantanan tuannya ke liangnya dalam posisi dia duduk di atas tuannya.



“Aggh..!” desah Fendy dan Lily saat kejantanan Fendy masuk ke liang Lily.



Fendy mendorong pinggulnya untuk menekan kemaluannya masuk dan Lily menggoyangkan pinggangnya agar batang tuannya bisa maraba semua bagian dalam memeknya. Naik turun dan bergoyang memutar Lily untuk mengimbangi sodokan liar tuannya. Tangan Fendy pun meremas susu Lily yg bergoyang mengikuti gerakan Lily.



“Agghhh.. uuugggkkkhhh..!” desah Lily. Lily pun terus berteriak mengeluarkan kata-kata kotor dan mendesah ketika dia merasa sudah mau keluar.

“Aaghh… ruuu.. dalll… kamuu…. enak, akuu… mau.. keluarr..! Enakkk..!” Fendy mempercepat gerakannya dan demikian juga Lily.

“Creeettt.. creeettt…” keluar cairan panas yg kali ini lebih panas dari milik Lily ke batang kemaluan Fendy.

“Kamu hebat Lily..” kata Fendy sambil mengecup susu Lily.

“Aghh.. Kamu juga hebat, penis kamu enak..!” Fendy menarik Lily dan menjilati bibir kemaluan Lily.



Setelah mengistirahatkan kemaluannya, Fendy menyuruh Lily menjilati dan menyedot rudalnya agar berdiri kembali.
Dan setelah berdiri, maka Fendy memasukkan batang kejantanannya ke lubang kenikmatan Lily dalam posisi tiduran (Lily di bawah dan Fendy di atas menindih).



“Aggghhh..!” desah Lily saat batang kemaluan Fendy baru masuk setengah.

“Rapet banget lubangmu Ly..!” kata Fendy ketika agak kesulitan memasukkan seluruh batang kemaluannya.



Dihentakkan dan disodok rudal Fendy ke tetangganya, dan secara spontan Lily berteriak merintih kesakitan karena dimasukkan secara paksa.



“Aaghhh.. iiighhh..!” teriak Lily.



Fendy mendiamkan sebentar rudalnya yg telah masuk ke kemaluan Lily. Setelah itu mulai dipompa pelan dan semakin lama semakin cepat.

“Aghhh… uugghhh.. koonnn… tooolll kamuuu… enakkk..!” teriak Lily saat sodokan Fendy mulai tambah cepat dan mulut tuannya menghisap susunya.



Fendy terus menghisap dan memompa cepat rudalnya, dan Lily mulai bergerak ke kiri ke kanan dan kemaluannya secara spontan mulai menjepit rudal tuannya yg berada di dalam sarangnya.



“Aaaghhh, sayaaa… keluarrr… uughhh… ughhh..!” Lily menjerit kencang tdk beraturan karena nafasnya mulai kehabisan menahan kenikmatan sodokan batang rudal tuannya. Akhirnya,

“Crreeettt.. ccrreeeettt..!” keluarlah cairan panas ke kemaluan Fendy, dan cairannya sangat banyak hingga keluar mengalir dari liang senggamanya.

“Puas sekali aku menikmati kamu berkali-kali!” kata Fendy setelah mengecup bibir kemaluan Lily yg sudah banjir dan masih mengeluarkan cairan.

“Ah kamu bisa aja, memang saya hebat..? Nanti malam aku ke kamar kamu deh, aku akan jadi pembatu sex kamu, dan aku berikan layanan super special dari memek aku ini.” Kata Lily sembari mengecup Fendy.



Karena masih berdiri tegak dan masih belum ejakulasi, maka Fendy menyuruh Lily menghisap dan menjilat kemaluannya sampai mengeluarkan sperma. Lily menghisap dan memasukkan batang kemaluan Fendy ke mulutnya dgn rakus. Fendy sudah merasa mau keluar dan ditariknya kemaluannya sambil mulai mengocok dgn cepat di hadapan wajah Lily.



“Aaaghhh..!” desah Fendy saat dia mengeluarkan beban sex- nya yg ada di alat vitalnya.
Semburan sperma tadi mengenai wajah Lily. Karena sperma yg dikeluarkan sangat banyak, maka sampai mengalir ke payudara Lily.



Fendy menyuruh Lily membersihkan sisa sperma di batang kejantanannya dgn mulut Lily.
Setelah itu Lily menjilati dan menelan sperma yg mengalir dan menempel di mulut, wajah, dan payudaranya.



Demikianlah pengalaman sex Fendy dan tetangganya yg masih berlangsung sampai sekarang, walaupun Fendy sekarang sudah mempunyai pacar, namun aktivitasnya setiap malam dgn Lily tdk pernah terlewatkan.


Demikianlah Artikel Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki

Sekian Blog Lendir Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki dan artikel ini url permalinknya adalah http://www.bursaceritasex.com/2017/04/bursa-cerita-sex-ibu-muda-haus-sentuhan.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : , , , , ,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Bursa Cerita Sex: Ibu Muda Haus Sentuhan Lelaki"

Post a Comment