DISKONQQ bandarq, aduq, dominoq, bandar sakong, judi capsa Judi Bola Judi Domino Poker ModalQQ Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun Menangqq Agen bandar judi Adu Q Bandar DominoQQ Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Perkasa99 Situs Bandar66 Terbaik NikmatQQ Situs BandarQ Terbesar
Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya

Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang

Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang - Hallo Semuanya, Kali ini Bursa Cerita Sex, akan mencoba memberikan cerita dewasa Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang
Judul Cerita : Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang

lihat juga

Judi Bola Liga365

Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang

Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang
Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang

Ini adalah pengalaman sex pertamaku sebelum aku mengenal sex lebih jauh.ceritanya waktu itu aku masih kelas 3 sma.

Aku naksir seorang gadis di daerah saya sendiri tapi malu untuk mengutarakanya sehingga sekian lama waktu berlalu aku hanya bisa dekat dengannya hanya sebagai teman saja.



Sebutlah nama gadis itu Leni. Leni adalah adalah anak pertama dari 2 bersaudara.kedua orang tua Leni bekerja di jakarta sebagai pengusaha garment dan kebetulan adiknya masih kecil sehingga ikut dibawa ke jakarta sedangkan Leni usianya 17 tahun.



Leni tinggal di rumah hanya dengan neneknya kebetulan rumah Leni tak jauh dari rumah saya hanya berjarak 4 rumah. pada suatu malam kira-kira jam 8 lampu bolam didapur rumah Leni mati dan kebetulan waktu itu tetangga sebelah tidak ada sehimgga neneknya Leni minta tolong saya untuk mengganti bolam yang mati tersebut.dia nyuruh Leni untuk memanggil saya.



“Mas Edo nenek minta tolong mas untuk memasang bolam di dapur karena gelap baru saja bolamnya mati.”



Dengan hati berbunga bunga saya langsung setuju siapa tahu ada kesempatan mengutarakan cinta saya apalagi yang menyuruh gadis pujaan saya. Singkat cerita setelah saya selesai memasang bolam saya dibuatkan teh oleh Leni. sambil menghidangkan teh Leni dan neneknya mempersilahkan saya minum tehnya dulu jangan buru-buru karena sudah lama saya nggak main,

saya jawab saja “iya deh nek.” Sambil minum teh kami menonton tv bareng-bareng hingga akhirnya sinenek ngantuk…….uuaahh..uaaappp……



“dik Edo nenek tidur dulu ya dik Edo sama Leni silahkan lanjutkan nonton tv nya”.



Bagai mendapatkan kesempatan emas saya jawab dengan senyum dan deg-degan. saya perhatikan juga raut wajah Leni seperti mengharap sesuatu dari hatiku. malam semakin dingin cerita tv sudah membosankan hingga duduku kudekatkan disamping Leni, dengan hati berdebar-debar kupegang tangan Leni dan dia diam saja lalu kurapatkan lengan saya dia semakin merapatkanya akhirnya keberanikan diri mengatakan cintaku,



“Leni sudah lama aku memendam cinta padamu tapi tak kuasa tuk mengatakanya sekarang bagaimana perasaanmu”.

“mas Edo..sudah lama pula Leni merakan seperti apa yang mas Edo rasakan”, bagai mendapat emas rasanya hingga kucium pipi dan keningnya tanda kasih sayang saya,



Leni pun membalas dengan mesra dan mengairahkan lalu kukecup bibirnya sszziuupa…ciiupss..bibir kami perpagutan tak lepas, kuremas payudara Leni dia mengerang,

“ouukhh oouuaakhh….oouuhhhhk..”

“mas Edo Leni sangat menyayangi mas….”,

“mas juga sayang banget sama adik”.

“mas Edo..kita kekamar Leni saja yuk biarkan tv hidup supaya nenek mengira kita sedang nonton tv”,



bak mendapat tambang emas kugendong dengan mesra tubuh Leni dan kurebahkan di ranjang kutindih..dan kucium bibir dan lehernya hingga ke buah dada.. ccuuppzz…sszziiuppzz….

“ouuh..aakkhh…nikmat sekali mas lepaskan saja bh Leni mas” tanpa lama-lama kulepas bh nya dan ou…2 buah gunung yang tegang dan menantang langsung kulumat-lumat dengan bibir cciupp…ssszzuuuppzz…sszzuupp..

“aakhh..ouuhh..” Leni mengerang nikmat,



Kini gilaran Leni membuka celana dalm saya yang sudah tegak sejak ciuman tadi diciumnya penis saya lalu dikulum-kulum hheemm..



“nikmat sayang..ouuhhh..ooiuh…ooaaakkhh…terus sayang”,giliran Leni kubuka celana dalamnya terlihat daging di antara selangkangan dengan rambut yang indah dan rapi.



Setelah celana dalam Leni kulepas dengan dibantu tangan Leni kujuntai kaki Leni kelantai hingga dundukan vagina semakin merangsang langsung saja ku lumat klitorisnya ssiiuupzzss..ssupss..oouh. Leni mengejan kutekan klitoris dengan tangan kanan,



Tangan kiriku meremas buah dada dan jilatan di vagina kulanjutkan srruupp…sscruuppss… oouuh.. Leni meracau



“nikmatttss sekli..mass…oouuhh..mas Edo…oouuhkkh..wwuuiiihhh…nikmatttss..Leni mau orgasme mas….”



saya tak peduli lagi kulumat terus sampai puass…ssrruupptt..sccruupt.. bersamaan itu Leni mengejang



“oouuhh…aakkhh….” tampak cairan kuning keluar dari vagina langsung kubersihkan dengan mulut saya..srrupp…sszzeepp…aakkhh..,



sementara penis saya masih tegang kuremas -remas lagi buah dada Leni hingga ia bernafsu kembali…



“oouhh… mas Edo Leni…Leni..pasrah mas silahkan mas Edo melakukan apa saja yang mas mau…”,

“oke sayang…bolehkan kalau mas masukkan penis mas ke dalam vagina Leni..”,

“silahkan mas…”, kubuka selangkangan dia..dan woouu…



Lubang vagina yang masih perawan..pertama kucium dan kulumat dulu terus perlahan-lahan kumasukkan penis saya ssleeppss….oouukk…hheeppsss.. Leni seperti ditusuk punggungnya sambil merem melek..



“oohh..mas sakit…pelan..pelan mass…” saya masukkan lagi ssleeppzz..blezzz….hingga penis saya masuk semua,



Leni memejamkan matanya..dan berkeringat…saya masukkan lagi slleepp..zleb….sleebbss..

“oouhh sekarang nikmat mas…ayo teruskan mas Leni nikmat sekali…” begitu ia meracau…,



Lama saya memompa Leni sambil kaki menjuntai di lantai.dik..Leni sayang..sekarang adik tidur lurus di ranjang ya,ia mengangguk sambil tidak melepaskan penis saya yang sedang menancap.kutelentangkan ia,



Kedua tanganya kuluruskan kesamping kiri dan kanan kutumpangkan kedua tanganku,sementara penis saya menekan masuk ke lubang vagina Leni,kunaik turunkan pantatku sampai semua penis masuk..kedalam vagina..sslleepss..blless..slleppb..blless…crruukkhhh..ouuhhkk…wwuuiihh..



“nikmat sekaali mas…. yang dalam mas…

“iya sayang…”

slleebb..blessz..blleeezzz….

“aakkhhhh..mas Leni sebentar lagi keluar…”,

“tahan dulu sayang mas sebentar lagi juga keluar…”

bleezz…crueekkhh..sleebbss…suara penis keluar masuk vagina semakin mempercepat kami ejakulasi.,zlleebbbb…..ssllleebbzz…

“aakhh..mas Edo saya keluar…” bersamaan itu pula ejakulasi…

“ouahh…aaakkhhhh…mas keluar juga sayang….”



Crot…croot..crott..kumuntahkan lahar hangat saya di dada Leni,kukecup kening Leni kucium bibir dan pipinya kepeluk erat-erat sambil kubisikkan sayang padanya, Leni pun membalas kecupan dan memeluk tubuh saya yang dalam keadaan bugil erat-erat.

Setelah itu kami kekamar mandi saling membersihkan kemaluan kami masing-masing.saya membersihkan vaginas Leni dan ia membersihkan penis saya..oohh..benar-benar cinta pertamaku yang mengasikkan.



Begitulah cerita percintaan saya hingga akhirnya tercium oleh orang tua dia dan keluarga saya.baik ortu dia maupun keluarga saya tidak menyetujui percintaan kami.akhirnya ia dijodohkan dengan pengusaha dan sudah nikah dengan pengusaha itu.



Saya menerimanya walau berat hati,yang jelas saya sudah merasakan nikmatnya vagina Leni,hingga kini rasa cinta itu kadang masih muncul namun saya berusaha tenang dan menghormatinya.


Demikianlah Artikel Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang

Sekian Blog Lendir Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang dan artikel ini url permalinknya adalah http://www.bursaceritasex.com/2017/04/bursa-cerita-sex-hubungan-nikmat-yang.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : , , , , , ,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Bursa Cerita Sex: Hubungan Nikmat Yang Terlarang"

Post a Comment