DISKONQQ bandarq, aduq, dominoq, bandar sakong, judi capsa Judi Bola Judi Domino Poker ModalQQ Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun Menangqq Agen bandar judi Adu Q Bandar DominoQQ Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Perkasa99 Situs Bandar66 Terbaik NikmatQQ Situs BandarQ Terbesar
Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya

Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk

Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk - Hallo Semuanya, Kali ini Bursa Cerita Sex, akan mencoba memberikan cerita dewasa Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk
Judul Cerita : Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk

lihat juga

Judi Bola Liga365

Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk

Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk
Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk

Risa memang masih muda usianya sekarang ini baru 30tahun, dia menikah dengan suaminya pada saat ia berumur 20, sementara suaminya seorang duda beranak satu berusia 40 tahun. Anak tirinya Doni sekarang ini berumur 18 tahun. Sampai saat ini Risa belum dapat memberikan keturunan kepada suaminya, mungkin ini yang membuat tubuh Risa tetap sexy terutama kedua buah payudaranya yang masih kencang.

Hari ini suaminya memang pulang terlambat karena harus menjamu tamunya dan Doni sendiri menginap dirumah temannya, saat ini Risa sendirian dirumah.

Malam semakin larut, hawa dingin karena hujan dan kesepian tanpa ada yang menemani ngobrol membuat Risa mulai mengantuk, tanpa terasa Risa mulai tertidur diatas sofa.

Jam didinding mulai menunjukkan tepat jam 1, sementara Risa yang terlelap dalam tidurnya tidak menyadari daster yang menutupi tubuhnya sudah tidak menutupi tubuhnya secara sempurna, tali dasternya sudah tidak dipundaknya melainkan sudah berada ditangannya, ini membuat kedua payudaranya terlihat dengan jelas, sementara dibagian bawah sudah terangkat sehingga lembah kenikmatannya yang tertutupi oleh rambut hitampun terlihat dengan jelas.

Saat itu diluar Nampak sebuah mobil memasuki pekarangan rumah Risa, dari dalam mobil turun seorang pemuda berbadan atletis, pemuda ini kemudian membuka pintu belakang mobil, si pemudapun terlihat memasukkan setengah badannya kedalam mobil, selang tak lama si pemuda dengan agak setengah menyeret membantu keluar seorang pria setengah baya dalam kondisi mabuk sekali, setelah pria setengah baya itu berada diluar mobil, pemuda itu mulai memapah pria tersebut kearah pintu rumah Risa sambil tak lupa menutup pintu mobil dan menguncinya.


Sampai didepan pintu, pemuda itu mengeluarkan kunci pintu dan membuka pintu itu sambil tetap memapah pria tersebut, sesampainya didalam pemuda itu tak lupa menutup pintu rumah dan menguncinya kembali, kemudian pemuda itu memapah pria tersebut menuju kamar tidur, saat berjalan menuju kamar tidur pemuda itu menghentikan langkahnya diruangan keluarga, matanya terbelalak melihat pemandangan yang membangkitkan birahi, dia melihat kedua payudara Risa yang putih dan mulus juga lembah kenikmatannya yang tertutupi oleh rambut hitam, melihat itu semua sipemudapun menelan air liurnya berkali-kali sementara, bagian bawah tubuhnya perlahan-lahan mulai begrerak.

Tanpa membuang waktu lagi pemuda itu dengan cepat memapah tubuh bossnya yang mabuk berat kearah kamar tidur, yang memang tidak terlalu berjauhan dengan ruang keluarga, setelah merabhkan tubuh bossnya dan membuka sepatunya, pemuda itu keluar dari ruang tidur dan menutup pintunya, kemudian dia kembali menuju keruangan keluarga dimana Risa masih terlelap dalam tidurnya, sesampainya didepan Risa tanpa membuang waktu lagi pemuda itu mulai melepaskan baju, sepatu, celana dan celana dalamnya, sehingga tubuh atletisnya tidak mengenakan sehelai benangpun. Tampak tongkol pemuda itu sudah berdiri dengan tegak sekali.

Perlahan-lahan pemuda itu mulai duduk disamping Risa, kedua tangannya mulai meremas-remas kedua payudara Risa, dengan penuh nafsu pemuda itu mulai menjilati putting susu Risa dan kadang-kadang ditimpali dengan hisapan-hisapan, mulut bekerja tanganpun tidak mau ketinggalan, tangan yang satu meremas-remas payudara Risa, dan yang satunya mulai mengelus-elus lembah kenikmatan Risa, saat tangannya mulai menyentuh vag|na Risa, dia merasakan vag|na Risa sudah basah, nampaknya Risa sedang bermimpi dient*t, kemudian pemuda itu mulai memasukkan jari tengahnya kedalam lubang Risa yang sudah basah itu, dengan gerakan perlahan-lahan dikeluar masukkan jarinya itu dimemiaw Risa. Seluruh aksinya itu membuat Risa mulai mendesah keenakan, entah karena akibat aksi sipemuda atau karena dia sedang menikmati mimpinya.

Setelah merasakan memiaw Risa semakin basah pemuda itu kemudian mengeluarkan jari tangannya, lalu ia mulai mengangkangkan kedua kaki Risa dan mengarahkan tongkolnya kememiaw Risa, dengan perlahan-lahan sipemuda mulai mendesakkan tongkolnya kelubang memiaw Risa, sipemuda tidak mau terburu-buru memasukkan tongkolnya dia takut Risa terbangun, perlahan-lahan batang tongkol sipemuda mulai masuk kedalam lubang memiaw Risa, ia merasakan memiaw Risa sangat sempit sekali, nampaknya memiaw Risa jarang dipakai atau kemaluan suaminya kecil sehingga lubang memiaw Risa masih sempit, sedikit demi sedikit tongkolnya mulai terbenam dilubang memiaw Risa, dengan gerakan perlahan sipemuda mulai menurunkan tubuhnya sehingga posisinya mulai menindih tubuh Risa dan kedua tangannya mulai diselipkan ketubuh Risa.

Sambil memeluk tubuh Risa dengan cukup erat dan bibirnya mulai mengulum bibir Risa, sipemuda membenamkan tongkolnya dalam-dalam kedalam lubang memiaw Risa, akibat gerakan itu Risa tersentak dan terbangun dari tidurnya, matanya terbelalak saat melihat wajah sipemuda, tapi Risa tidak bisa berteriak karena mulutnya sedang dilumat oleh sipemuda, Risa merasakan bukan hanya mulutnya saja yand sedang dilumat tapi memiawnya pun sedang disumpal oleh tongkol sipemuda ini, dan Risa mulai merasakan sipemuda menggerakkan tongkolnya dilubang memiawnya.

Bless…sleep…bleess…sleppp…bleess….sleeeppp..

Terlihat Mata Risa yang tadinya terbelalak karena kaget perlahan-lahan mulai meredup sayu, nampaknya Risa mulai merasakan kenikmatan dient*t oleh sipemuda, Risa mengenali sipemuda sebagai Toni salah seorang bawahan suaminya, yang dia tidak mengerti bagaimana Toni bisa masuk kedalam rumahnya dan bagaimana Toni bisa dengan bebasnya memasukkan tongkolnya kedalam lubang memiawnya, tetapi Risa tidak mau berpikir banyak tentang hal itu yang ada dalam benaknya sekarang ini adalah menikmati sodokan tongkol Toni.

“hmmhh….hhhmmmhhh….hhmmmhhhh” terdengar desahan dari mulut Risa yang masih dilumat oleh Toni, karena Toni takut kalau ia lepaskan lumatannya Risa akan berteriak.

Mata Risa mulai merem melek menikmati sodokan-sodokan tongkol Toni yang besar kalau dibToningkan dengan suaminya, melihat Risa mulai menikmati ent*tannya Toni mulai berani melepaskan lumatan dibibir Risa dan mulai menjilati leher dan telinga Risa, aksinya ini semakin membuat desahan-desahan Risa semakin menjadi.

“Ouuhhh……ssshhhhh…..aaahhhhh….Toniiiiii…..kontoool llmuuuu…eenaakk sekali dan besar sshhhh…aaahhhh…” Risa mendesah kenikmatan menikmati ent*tan Toni.

“Hmmhhhh…..slrrppp…..hmmmm….memiaw ibu juga eenaaakkk…oohhhh….sslrrpppp….seempiitt sekali … ooohhhh….slllrrpppp…..” Toni melenguh keenakan merasakan memiaw Risa yang masih sempit sambil tetap menghisap-hisap payudara Risa.

Risa merasakan kenikmatan duniawi yang belum pernah ia alami sebelumnya, selama pernikahannya dengan suaminya belum pernah dia merasakan nikmatnya dient*t, selama ini suaminya selalu mencapai kepuasan terlebih dahulu, sementara ia sendiri belum mencapai kepuasan, jangankan untuk mencapai klimaks, untuk merasakan keenakan saja Risa belum pernah merasakannya, berbeda dengan saat ini saat memiawnya disodok-sodok oleh tongkol Toni yang memang dalam ukuran saja lebih besar dan lebih panjang dari punya suaminya, apalagi Toni masih muda.

Kedua insan ini sudah tidak ingat apa-apa lagi selain menikmati persetubuhan mereka yang semakin menggila, Toni semakin cepat mengeluar masukkan tongkolnya didalam lubang memiaw Risa yang semakin basah, sementara Risa sendiri dengan semangat 45 menggoyangkan pantatnya mengimbangi gerakan Toni, keringat sudah mengalir dari kedua tubuh mereka.

“Ouughhh … Toni ….teruussss….ooughhh… enaaakkkk….sekaalliii….oughhhh….tekaaaann yang dalam, Oughhh….puaskaannn…akuuuu…..yaaahhh,…aaaahhhh”. Lenguhan Risa semakin menjadi.

Toni mengikuti kemauan Risa dengan menekan lebih dalam tongkolnya dilubang memiaw Risa, ia merasakan ujung kepala tongkolnya menyentuh bagian paling dalam memiaw Risa.

“Aaagghhh…akuuu..sudah tidak tahan laaagiiii…ouugghhhh…tooniiiiii……aku mau keluar…ough enaaaaakkkk sekali tongkollmuuuu…..aaaagghhhhhh…..Toni ….akuuu…keluaaarrrrr……… aaaaghhhhhhh.” Risa mengerang.

Srrr…..cccrooooot….ssssrrrrr…….. akhirnya Risa mencapai puncak kenikmatannya, tubuhnya mengejang saat ia mencapai kepuasannya, memeknya berdenyut-denyut saat mengeluarkan lahar kenikmatannya, Toni sendiri merasakan vag|na Risa seperti meremas-remas tongkolnya, Tonipun lalu menekan lebih dalam tongkolnya dan membiarkan tongkolnya terbenam sebentar didalam lubang memiaw Risa.

Risa memeluk erat-erat Toni, sementara kakinya ia kaitkan dengan erat dibelakang pinggul Toni, sehingga tongkolnya Toni semakin terbenam dimemiawnya, beberapa saat kemudian Risa melepaskan pelukan dan kaitan kakinya ditubuh Toni, sementara diwajahnya terpancar kepuasan.

“Toni kamu betul-betul hebat, selama ini belum pernah saya mengalami nikmatnya mengent*t,” Risa berbisik ditelinga Toni.

“Saya juga merasa enak ngent*tt ibu, memiaw ibu sangat sempit. “ Toni menimpali bisikan Risa, sambil dengan perlahan-lahan mulai memaju mundurkan lagi tongkolnya.

“Hmmm…aahh..kamu belum keluar.” Risa bertanya, karena ia merasakan tongkol Toni masih keras. “Hmm..aku pikir kamu sudah selesai”.

“Belum, ibu masih mau lagi?” tanya Toni.

“Hmmm…memang kamu bisa buat aku puas lagi.” Risa balik bertanya.

“He..he..kita coba saja, apa saya bisa buat ibu puas lagi atau tidak.” Jawab Toni sambil mulai mempercepat gerakannya, sementara tangannya mulai meremas-remas kedua bukit payudara Risa.

“Kita tukar posisi, biar aku yang menggenjot tongkolmu, sekarang kamu duduk.” Risa menimpalinya, karena ia sendiri tidak mau membuang kesempatan ini.

Toni kemudian menarik tubuh Risa tanpa melepaskan tongkolnya dari lubang memiaw Risa, dengan sedikit berputar Tonipun lalu duduk disofa, sementara posisi Risa sekarang sudah dipangkuannya, dengan posisi ini Toni lebih leluasa untuk bermain di susunya Risa, kedua tangannya dengan penuh nafsu meremas-remas kedua bukit kembar Risa, mulutnyapun ikutan beraksi, kedua putting susu Risa bergiliran dijilati dan dikulum serta dihisap-hisap oleh Risa, aksi Toni ini perlahan-lahan mulai membangkitkan kembali birahi Risa, dengan perlahan-lahan Risa mulai menaikturunkan pinggulnya, gesekan-gesekan tongkol Toni didinding memiawnya membuat birahinya kembali memuncak dengan cepat.

“Ouuughhh….Toniiiii……hiisaaaapppp….tteeeteeekkku…. .ooughhhh…yyaaachhh….begitu… aaaghhhh… tongkolmu enak sekaaaliii…” Risa mengerang sambil mempercepat gerakan naik turunnya.

“Klo mau keluar kamuuuuu….kkassiih…tahuuu…yaachhhh…..” Risa berbisik di telinga Toni.

“Hmmhhh…ssslllrpppp…..hhmmmmhh….ok…..aaaagghhhhh., …….” Toni menjawab sambil tetap menghisap-hisap tetek Risa.

Sleeppp…..blesss…sleeppp….bleesss….slleeepppp….ble essss….. kon**l Toni terlihat keluar masuk dalam lubang memiaw Risa dengan cepatnya, karena Risa pinggul Risa naik turun dengan cepat.

Risa betul-betul menikmati persetubuhannya ini, gerakkannya semakin cepat dan semakin tak beraturan, lenguhan-lenguhan kenikmatan mereka berduapun semakin kerap terdengar, menikmati persetubuhan ini mereka berdua lupa dengan status mereka, dalam pikiran mereka hanya satu bagaimana mencapai kepuasan persetubuhan ini.

“Ouughhh…Toniiiiii……akkuuuu….mauuuuu,……keellluuaaa rrr…lagi…oooohhhhh….aaaagghhh enaaaakkkkk sssekkaaaaallliiii…..penismuuuu…” Risa mengerang saat ia merasa bahwa ia akan mencapai lagi puncak kenikmatannya.

Sementara itu Toni juga merasa bahwa ia akan mencapai puncak kenikmatannya, Tonipun membantu Risa yang akan mencapai puncak kenikmatannya dengan memegang pinggul Risa dan membantu menggerakkan pinggul Risa naik turun dengan cepat.

“Ouuughhhhh…Buuu….aaakkkuuuu jugaaa…mau kelluaaaarrr…..aaaagghhhhhh….. memiaw ibuuuu… enaaakkk sekaaalliiiii……ooougghhhh….buuuu…aku gak taaahhaaannn…laagi.” Tonipun mengerang merasakan puncak orgasmenya yang sudah diujung kepala kon**lnya.

Crooootttt….creooottt….sssrrr…..ccroooottt……..

tongkol Toni menyemprotkan airmaninya didalam lubang memiaw Risa, berbarengan dengan memiaw Risa menyemprotkan lahar kenikmatannya, Risa merasakan hangatnya sperma Toni didinding lubang memiawnya, sementara Toni merasakan hangat dibatang tongkolnya karena disiram oleh lahar kenikmatan Risa.

Keduanya berpelukan dengan erat menikmati saat-saat terakhir puncak kenikmatan dari persetubuhan mereka, kedua bibir mereka berpagutan dengan mesra, Risa sendiri dengan perlahan-lahan menggoyangkan pinggulnya menikmati sisa-sisa kenikmatan dari tongkol Toni.

Tak lama berselang Risa beranjak dari pangkuan Toni, dari lubang memiawnya terlihat cairan putih mulai mengalir perlahan, sementara tongkol Toni yang mulai mengkerut tampak mengkilat karena cairan kenikmatan Risa, keduanya kemudian beranjak menuju kekamar mToni untuk membersihkan diri.

Setelah membersihkan diri keduanya kembali keruangan keluarga dan mulai mengenakan pakaian mereka, lalu Toni berpamitan pulang, ditimpali oleh Risa dengan kecupan mesra dibibirnya, dan bisikan mesra ditelinganya, “ Terimakasih yach, atas malam yang indah ini”

Dibalas oleh Toni dengan senyuman dan kata-kata yang menggoda,” Kalau ibu ingin kenikmatan lagi, hubungi saya saja”

Risa pun tersenyum atas godaan Toni ini,” Pasti, “

Setelah Toni pulang, Risa menuju kamar tidurnya, malam ini Risa tidur dengan lelap dimulutnya terukir senyum kepuasan.


Demikianlah Artikel Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk

Sekian Blog Lendir Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk dan artikel ini url permalinknya adalah http://www.bursaceritasex.com/2017/01/bursa-cerita-sex-garagara-suami-mabuk.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : , , , , , ,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Bursa Cerita Sex: GaraGara Suami Mabuk"

Post a Comment