DISKONQQ bandarq, aduq, dominoq, bandar sakong, judi capsa Judi Bola Judi Domino Poker ModalQQ Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun Menangqq Agen bandar judi Adu Q Bandar DominoQQ Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Perkasa99 Situs Bandar66 Terbaik NikmatQQ Situs BandarQ Terbesar
Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya

Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku

Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku - Hallo Semuanya, Kali ini Bursa Cerita Sex, akan mencoba memberikan cerita dewasa Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku
Judul Cerita : Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku

lihat juga

Judi Bola Liga365

Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku

Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku
Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku

Sekarang ini aku masih berstatus mahasiswa, hari jumat sampai minggu saya pulang dirumah, waktu lagi nyantai-nyantai ibu memanggilku selekasnya saya beranjak serta menjumpai beliau.



Ternyata saya diminta unutk mengantar berkas pada rekan arisannya, segera saja saya pergi lantaran cuaca waktu itu mendung dan juga saya sudah tau tempatnya tak jauh dari rumahku, sesampainya di sana saya lihat rumah yg mewah dan besar.



Saya segera menekan bel di pintu pagar rumah itu. Tak lama keluarlah seseorang gadis manis yg menggunakan kaos tanktop bergambar wajah Pikachu yang sebatas pusar dan celana jeans mini sehingga terlihat pahanya yang mulus.



Secara singkat saya langsung ajukan pertanyaan perihal keberadaan rekan ibu saya.



“Hmm.., sorry nih, Ibu Sofi nya ada?, sy membawa kiriman untuk beliau”, tanyaku.

“Wah lagi pergi tuh, Kak.., Kakak siapa ya? ”, tanyanya lagi.

“Oh sy anaknya Ibu Manda”, jawabku.



Mendadak cuaca mendung serta mulai gerimis.

Hingga gadis manis itu mempersilakan saya masuk dulu.



“Kakak nganterin apa ya? ”, tanyanya

“Wah.., tdk tahu tuh sepertinya sih berkas-berkas”, jawabku sembari mengikutinya masuk ke dalam rumahnya.

“Memang sih tadi Ibu titip pesen jika nanti ada orang yg datang nganterin barang buat Ibu.., namun saya tidak menyangka jika yg nganterin cowo cakep! ”, tuturnya sembari tersenyum simpul.



Mendengar pernyataan itu saya jadi salah tingkah. Waktu saya masuk ruangan tengah rumah itu, saya menjumpai seseorang gadis manis lagi yg tengah asik nonton TV, namun saat melihat kami masuk ia seperti gugup serta mematikan TV yg dilihatnya.



“Ehmm.., Len siapa tuh? ”, tanya gadis itu.

“Oh iya saya Leni serta itu teman Saya Gita, kakak ini yg nganterin pesanan mamaku.. ”, jawab gadis yg memiliki rumah yg baru saya tahu dia bernama Leni.

“Eh iya nama gue Johan”, jawabku.



Selang beberapa saat saya dipersilakan duduk oleh Leni. Saya segera mencari posisi paling dekat untuk duduk, mendadak waktu saya mengangkat bantal yg ada diatas kursi yg bakal saya duduki, saya temukan suatu VCD porno yg langsung kuletakkan di sebelahku sembari saya berkata,



“Eh.., jika ini milik anda nyimpannya yg bener ntar ketahuan lho”.



Dgn gugup Leni langsung menyembunyikan VCD tersebut di kolong kursinya, dan menyalakan TV yg ternyata tengah menayangkan adegan 2 orang pasangan yg tengah bersetubuh.



Dengan panik Leni tdk bisa ganti gambar yg ada. Untuk menenangkannya tanpa berpikir panjang saya mendadak nyeletuk.



“Emang kalian lagi nonton begini tdk ada yg tahu? ”.



Dgn muka memerah lantaran malu mereka menjawab serentak namun tak kompak hingga terlihat begitu paniknya mereka.



“Ehh.., kita lagi buat pekerjaan biologi perihal reproduksi manusia”, jawab Leni sekenanya. Bisa kulihat mimik mukanya yg ketakutan lantaran ia duduk pas di sampingku.

“Tugas biologi?, emangnya kalian ini kelas berapa? ”, tanyaku lagi.

“Kita sudah kelas 3 SMP kok! ”, jawab Gita.



Saya cuma mengangguk seolah memahami saja dgn argumen mereka.



“Kenapa kalian tdk cari contoh asli atau dari buku kedokteran? ”, tanyaku.

“Emang cari di mana Kak? ”, mereka bertanya berbarengan.

“Hi.., hi.., hi.., siapa saja.., jika gue jadi contohnya berani dibayar berapa? ”, tanyaku becanda.

“Emang kakak ingin jadi contoh kita? ”, tanyanya.



Mendengar pertanyaan itu giliran saya yang gugup.



“Siapa takut! ”, jawabku nekat.



Nyatanya, lantaran mereka telah ‘horny’ dikarenakan film BF yg mereka lihat itu, Leni langsung mendekatiku dgn malu-malu.



“Sorry Kak… boleh kan ‘itunya’ kakak Leni pinjem”, bisiknya.



Dengan jantung yang berdegup kencang saya membiarkan Leni mulai membuka retsleting celanaku serta celana dalamku sehingga tampak k0nt0lku yg masih tetap tergeletak lemas.



“Hmm.., emangnya penghuni di rumah pada pulang jam berapa nih?”, tanyaku untuk memastikan.



Tanpa ada dijawab Leni cuma memegangi k0ntolku yg mulai menegang.



“Kak, jika cowok berdiri itu seperti gini ya? ”, tanyanya.

“Wah segini sih belum apa-apa”, jawabku.

“Coba kamu raba serta elus-elus terus”, jawabku.

“Kalo di film kok sepertinya diremas-remas lalu jg dimasukin mulut itu namanya apa sih? ”, tanyanya lagi.

“kalo itu namanya di oral“. Kemelut k0ntolku nyaris meraih optimal.

“Nah ukuran segini umumnya cowok mulai bisa mengawali untuk bersetubuh, bagaimana jika saat ini saya kasih tahu perihal alat kelamin wanita, Emm.., memek namanya”, mintaku.



Tanpa ada banyak bertanya nyatanya Leni segera melepas seluruh celana dan CD nya hingga tampak memeknya yg masih tetap ditutupi bulu-bulu halus, Leni duduk di sampingku hingga dgn gampang saya mengelus-elus bibir memeknya serta mulai memainkan clitorisnya.



“Ahh.., geli.., Kak.., ahh.., mm.. ”, rintihnya dgn mata yg terpejam.

“Ini yg namanya clitoris pada cewek (tanpa ada melepas jariku dari clitorisnya) nikmat kan jika saya beginiin”, tanyaku lagi.



Serta dijawab dgn anggukan kecil. Mendadak Gita yg sudah telanjang bulat memasukkan k0ntolku ke mulutnya.



“Kok kamu sudah pintar caranya”, tanyaku ke Gita.

“Kan nyontoh yg di film”, jawab Gita.



Mendadak berlangsung gigitan kecil di k0ntolku, namun kubiarkan saja serta mengarahkan tangan kiriku ke memeknya sembari kuciumi serta kujilati memek Leni. Memek Leni mulai dibasahi oleh lendir-lendir pelumas yg meleleh keluar dari memeknya.



Mendadak Leni membisiku,



“Kak ajarin bersetubuh dong..? ”.

“Wah boleh”, jawabku sembari mencabut k0ntolku dari mulut Gita.

“Tapi akan sedikit sakit pertamanya, Len. kamu tahan yah.. ”, bisikku.



Saya mengangkangkan pahanya serta memainkan jariku di lubang memeknya supaya merekahkan memek yg masih perawan itu.



Serta saya pelan-pelan mulai menusukkan k0ntolku ke liang memek Leni, walaupun susahnya 1/2 mati lantaran masih perawan. Saat sudah hampir masuk saya selekasnya mengecup bibirnya,



“Tahan ya sayang.. ”.

“Aduh.., sakit.. ”, teriaknya.




Kubiarkan k0ntolku didalam memeknya, sebagian menit baru kumulai gerakan pantatku hingga k0ntolku bergerak keluar masuk, mulai tampak begitu menikmatinya Leni untuk pengalaman pertamanya ngent0t.



“Masih sakit tdk, Len”, tanyaku.

“mmmm.., tdk.., ahhh.., ahhh.., uhhh.., geli Kak”.



Nyaris 15 menit kami bersetubuh serta Leni mulai meraih klimaksnya lantaran merasa memeknya basah oleh lendir.



“Kak Leni pingin pipis! ”, tanyanya.

“Jangan ditahan keluarin aja”, jawabku

“Ah.., ahh.., emm.., e.. mm”, merasa otot memeknya menegang serta meremas k0ntolku.

“Nah Len anda sepertinya telah merasakan ejakulasi tuh”.



Saya merebahkan badan Leni di samping dan beralih menarik Gita yang tengah masturbasi sembari lihat film porno di TV.



“Sini Gita mau tidak? ”, tanyaku.



Tanpa ada banyak bertanya Gita bergerak mendekatiku, kuhampiri dia serta ku angkat kaki kirinya serta kumasukkan k0ntolku ke memeknya..


Gita nampaknya menahan sakit ketika menerima hujaman k0ntolku di lubang memeknya sembari memejamkan matanya rapat-rapat, namun tak lama saya mengocokkan k0ntolku di memeknya mulai ia merintih keenakan.



Saya mengambil gaya berdiri bersender ke tembok.



“aahh.., Kak.., Gita..,pipiisss”, jeritnya serta mendadak melemas, ia telah keluar jg pikirku.



Saya bopong gadis itu ke kursi, rupanya Leni telah di belakangku serta menyuruhku duduk dan memasukkan k0ntolku ke memeknya dgn diarahkan tangannya.



Saya sdh bertukar tempat serta beberapa style, yg seluruhnya Leni yang memerintahkan sesuai sama adegan di film hingga pada akhirnya Leni memberitahuku bahwa ia bakal keluar.



“Len…tahan yah.., aku jg udah mau ngeecrroottt nih.., ahh.., aahh.., creeet.., creeett.., creeet”, aku muntahkan beberapa cairan maniku di dalam memeknya dan sisanya aku semprotkan di perutnya.
“Enak.., yah Kak.., hanget deh memekku.., hmm.., ini sperma kamu?”, bisiknya dan kujawab dgn ciuman di bibirnya sambil kubelai seluruh tubuh halusnya.



Setelah itu kami mandi membersihkan diri bersama-sama sambil kuraba permukaan payudara Leni yg kira-kira berukuran cukup besar untuk gadis seusianya, karena terangsang mereka menyerangku dan memulai permainan lagi di dalam kamar mandi.



Demikianlah Artikel Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku

Sekian Blog Lendir Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku dan artikel ini url permalinknya adalah http://www.bursaceritasex.com/2017/01/bursa-cerita-sex-anak-teman-ibuku.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : , , , , , , , , ,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Bursa Cerita Sex: Anak teman Ibuku"

Post a Comment